Motor Ditinggal Lama Cek Dulu 9 Hal Ini Biar Aman

admin dc
4 Min Read

Dalam aktivitas harian, ada banyak kondisi yang membuat motor ditinggal lama. Mulai dari mudik, perjalanan kerja, studi di luar kota, sampai motor cadangan yang jarang dipakai. Masalahnya sederhana tapi dampaknya nyata. Motor yang tidak dipersiapkan dengan benar berisiko mogok, aki soak, karat, hingga biaya servis yang membengkak. Kami melihat masih banyak pemilik motor menganggap remeh fase penyimpanan ini. Padahal, dengan langkah yang tepat, motor bisa tetap aman dan siap digunakan kapan saja. Berikut panduan praktis yang bisa langsung diterapkan.

9 Hal yang Wajib Dicek Saat Motor Ditinggal Lama

1. Bersihkan Motor Sampai Benar-Benar Kering

Kotoran, debu, dan sisa air adalah sumber utama karat. Cuci motor lalu keringkan secara menyeluruh, terutama di bagian kolong, sela baut, dan rantai. Motor bersih memperlambat proses oksidasi saat tidak digunakan.

2. Perhatikan Kondisi Tangki Bahan Bakar

Untuk motor yang akan ditinggal lama, isi tangki hingga penuh agar tidak ada ruang udara yang memicu karat di dalam tangki. Gunakan bensin berkualitas agar tidak cepat mengendap. Ini langkah dasar dalam perawatan motor saat ditinggal.

3. Lepas atau Amankan Aki

Aki akan terus kehilangan daya meski motor tidak dipakai. Jika memungkinkan, lepaskan aki dan simpan di tempat kering. Alternatif lain, gunakan charger aki otomatis. Ini krusial agar motor tidak sulit dinyalakan saat digunakan kembali.

4. Ganti Oli Sebelum Disimpan

Oli lama mengandung sisa pembakaran yang bersifat korosif. Mengganti oli sebelum motor disimpan membantu melindungi komponen mesin dari kerusakan internal selama motor tidak digunakan lama.

Baca juga: 7 Ciri-Ciri Inreyen Gagal pada Motor yang Wajib Anda Tahu

5. Gunakan Standar Tengah

Standar tengah menjaga beban motor lebih seimbang. Ban tidak menahan beban penuh dalam waktu lama sehingga mengurangi risiko ban peyang. Jika tidak ada, ganjal roda dengan alas yang stabil.

6. Atur Tekanan Angin Ban

Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang kempis terlalu lama berpotensi berubah bentuk. Ini sering terjadi pada kasus motor tidak digunakan lama.

7. Simpan di Tempat yang Tepat

Pilih area yang kering, tidak lembap, dan terlindung dari hujan serta sinar matahari langsung. Gunakan cover motor berbahan breathable agar udara tetap bersirkulasi dan tidak menahan uap air.

8. Lumasi Rantai dan Engsel

Rantai, engsel standar, dan kabel gas perlu dilumasi ringan. Pelumasan ini mencegah karat dan menjaga komponen tetap fleksibel saat motor kembali digunakan.

9. Jangan Lupa Sistem Keamanan

Motor yang ditinggal lama tetap berisiko pencurian. Gunakan kunci ganda, pengunci cakram, atau alarm. Keamanan adalah bagian dari strategi penyimpanan yang sering diabaikan.

Tips Tambahan Saat Motor Akan Dipakai Kembali

Sebelum digunakan, lakukan pengecekan singkat. Pasang kembali aki, cek tekanan ban, hidupkan mesin tanpa digas berlebihan, dan dengarkan suara mesin. Jika motor ditinggal lebih dari tiga bulan, servis ringan sangat disarankan.

Tetap Tenang Meski Motor Ditinggal Lama

Meninggalkan motor dalam waktu lama tidak perlu jadi sumber kekhawatiran jika persiapannya dilakukan dengan benar. Pengecekan sederhana sebelum motor disimpan terbukti mampu mencegah masalah klasik seperti aki soak, mesin sulit hidup, hingga karat pada komponen penting. Intinya, sedikit perhatian di awal akan menghemat banyak waktu dan biaya di kemudian hari.

Kami percaya perawatan motor yang tepat dimulai dari pemahaman yang benar. Untuk kamu yang ingin terus update seputar tips motor ditinggal lama, panduan perawatan harian, hingga insight otomotif yang relevan dengan kondisi jalan dan penggunaan di Indonesia, kunjungi Rodaku. Di sana, kami membagikan informasi otomotif praktis agar motor tetap prima di segala situasi.

Share This Article
Leave a Comment