Kenapa Motor Tidak Bisa Di Gas? Ini Cara Ceknya

Bagus Speed
5 Min Read

Saya pernah mengalami kejadian yang cukup bikin panik. Motor saya tiba-tiba tidak responsif saat digas. Mesin hidup, langsam normal, tapi begitu tuas gas diputar, tenaganya seperti tertahan. Bahkan sempat mati ketika saya coba tarik gas lebih dalam. Di situ saya langsung bertanya-tanya, kenapa motor tidak bisa di gas padahal sebelumnya baik-baik saja? Kalau Anda sedang mengalami hal yang sama, saya ingin berbagi pengalaman bagaimana saya mengecek penyebabnya satu per satu sebelum akhirnya tahu di mana letak masalahnya.

Awalnya Saya Kira Masalah Besar

Gejalanya waktu itu seperti ini:

  • Mesin hidup normal saat langsam
  • Saat digas, rpm tidak mau naik
  • Motor terasa ngempos
  • Kadang motor digas malah mati

Sempat berpikir ini pasti kerusakan mesin berat. Tapi ternyata tidak selalu begitu.Setelah saya cari tahu dan tanya mekanik langganan, ternyata ada beberapa penyebab umum kenapa motor tidak bisa di gas, dan sebagian bisa dicek sendiri di rumah.

1. Hal Pertama yang Saya Cek: Busi

Mulai dari yang paling sederhana, busi. Begitu dibuka, businya terlihat hitam pekat dan agak basah. Itu tanda pembakaran tidak sempurna. Saya bersihkan dulu, pasang kembali, dan motor terasa sedikit lebih baik, meskipun belum sepenuhnya normal. Dari situ saya sadar, busi kecil tapi perannya besar. Kalau percikan api tidak maksimal, motor tidak bisa digas tinggi karena pembakaran tidak kuat.

2. Filter Udara Ternyata Kotor

Langkah berikutnya saya buka filter udara. Ternyata debunya sudah tebal. Udara yang masuk ke ruang bakar jadi terhambat. Campuran bensin dan udara tidak seimbang. Tidak heran kalau motor terasa berat saat digas. Setelah dibersihkan, respons gas mulai membaik. Tapi masih ada sedikit gejala tersendat.

3. Cek Bahan Bakar dan Alirannya

Saya juga sempat curiga bensin yang saya pakai kurang bagus. Waktu itu saya isi di tempat yang jarang saya pakai. Selain kualitas bensin, saya cek juga selang dan filter bensin. Kalau aliran bensin terganggu, motor injeksi tidak bisa digas dengan normal karena tekanan bahan bakar tidak stabil.

Di sisi lain, saya juga sempat mempertimbangkan kemungkinan adanya masalah pada sensor TPS. Sensor ini berfungsi membaca bukaan gas dan mengirimkan data ke ECU. Kalau sensor TPS bermasalah atau pembacaannya tidak akurat, respons gas bisa terasa lambat atau bahkan tidak naik sama sekali meski tuas sudah diputar.Di kasus saya, tidak ada sumbatan maupun gangguan serius, tapi semua bagian ini tetap penting untuk dicek agar tidak salah diagnosa.

4. Throttle Body dan Injektor

Motor saya tipe injeksi. Mekanik menyarankan untuk membersihkan throttle body. Ternyata memang ada kotoran menumpuk di bagian tersebut. Setelah dibersihkan, perbedaannya langsung terasa. Tarikan gas kembali ringan dan responsif. Banyak orang tidak sadar bahwa throttle body kotor bisa jadi penyebab motor ngempos.

5. Penyebab yang Jarang Terpikirkan

Dari pengalaman itu, saya juga belajar beberapa hal yang sering luput diperiksa:

  • Aki lemah bisa membuat sistem injeksi tidak stabil
  • Sensor seperti TPS atau O2 bisa error tanpa disadari
  • Fuel pump yang melemah membuat tekanan bensin tidak konsisten
  • Kabel gas seret pada motor karburator bisa membuat bukaan gas tidak maksimal

Masalahnya tidak selalu besar. Tapi kalau dibiarkan, bisa jadi lebih parah.

Jangan Panik, Mulai dari yang Paling Sederhana

Pengalaman ini mengajarkan saya satu hal penting: jangan langsung berpikir yang terburuk. Kenapa motor tidak bisa di gas? Jawabannya sering kali lebih sederhana dari yang kita bayangkan. Busi kotor, filter udara mampet, atau throttle body jarang dibersihkan sudah cukup membuat motor tidak bisa digas tinggi atau terasa ngempos. Mulailah dari pengecekan ringan yang bisa dilakukan sendiri. Jika setelah itu motor masih tidak normal, barulah serahkan pada mekanik untuk pemeriksaan lebih dalam seperti tes kompresi atau pengecekan sensor. Perawatan rutin bukan sekadar formalitas. Dari pengalaman saya, justru hal-hal kecil yang terlewat sering menjadi penyebab utama masalah besar.

Untuk mendapatkan panduan otomotif lainnya, tips perawatan motor, serta pembahasan teknis yang mudah dipahami, kunjungi Rodaku sebagai pusat informasi otomotif terpercaya.

Share This Article
Leave a Comment